Pusat Kajian,
Pusat Gerakan
SAS Center adalah pusat kajian dan gerakan yang lahir dari tradisi pesantren, memadukan Islam wasathiyah, tasawuf, dan keilmuan modern untuk menjawab tantangan zaman. Lembaga ini dibina dengan semangat KH. Said Aqil Siroj: merawat moderasi, menjaga kemanusiaan, dan memperkuat kebangsaan.
Islam Wasathiyah
Landasan
Tasawuf & Akhlak
Spiritual
Riset Strategis
Keilmuan
Pemberdayaan Umat
Gerakan
Sambutan Ketua Dewan Pembina
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Alhamdulillah, segala puji kita panjatkan kepada Allah Swt. yang telah melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya sehingga SAS Center dapat hadir di tengah umat. Semoga kehadiran lembaga ini menjadi rahmat bagi bangsa dan memberi manfaat sebesar-besarnya bagi kemajuan peradaban Indonesia.
SAS Center lahir dari keyakinan bahwa Islam adalah agama rahmatan lil alamin yang membawa kedamaian, keadilan, dan kesejahteraan. Berpijak pada tradisi pesantren yang kaya akan khazanah keilmuan, lembaga ini berkomitmen mengembangkan Islam wasathiyah yang moderat, tasawuf sebagai pembersih hati, serta pemikiran yang kontekstual dengan tantangan zaman.
Saya mengajak seluruh ulama, akademisi, santri, dan masyarakat luas untuk bersama-sama merawat kebhinekaan, memperkuat ukhuwah, dan membangun bangsa dengan ilmu serta akhlak. Mari kita jadikan SAS Center sebagai rumah bersama dalam berdialog, mengkaji, dan mengabdi untuk kemaslahatan umat dan bangsa.
Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Prof. Dr. K.H. Said Aqil Siroj, M.A.
Ketua Dewan Pembina SAS Center
Islam Moderat
Pemikiran
Pemberdayaan
Ekonomi Umat
Dialog &
Kemanusiaan
Program Kerja Kami
Arah gerakan dan program kerja SAS Center dalam memperkuat keislaman dan kebangsaan.
Pendidikan & Keilmuan
Pendidikan karakter santri, pengembangan kajian keislaman, dan beasiswa.
Pemberdayaan Ekonomi Umat
Penguatan kemandirian ekonomi melalui koperasi, wirausaha, dan pelatihan.
Dialog Antaragama
Merawat kerukunan, dialog lintas iman, dan perdamaian kemanusiaan.
Kajian Strategis
Riset kebijakan dan analisis isu kebangsaan-keumatan untuk publik.
Sejarah Pendirian
SAS Center didirikan sebagai wadah pemikiran yang berakar pada tradisi pesantren dan Islam Nusantara. Mengusung gagasan Islam wasathiyah, lembaga ini hadir untuk menjembatani khazanah keilmuan klasik dengan problematika kontemporer.
Dengan semangat pribumisasi Islam dan penguatan hubungan Islam-negara, SAS Center mengembangkan kajian, dialog, dan gerakan sosial yang inklusif demi terwujudnya masyarakat yang damai, berkeadaban, dan bermartabat.
Visi
Terwujudnya Islam wasathiyah yang hidup, membumi, dan berkontribusi nyata bagi peradaban Indonesia dan dunia.
Misi
- Mengembangkan kajian Islam moderat dan pribumisasi ajaran Islam.
- Memperkuat tasawuf dan akhlak sebagai fondasi spiritualitas umat.
- Memberdayakan ekonomi umat melalui gerakan kemandirian.
- Mendorong dialog antaragama dan perdamaian kemanusiaan.
- Menerbitkan riset dan kebijakan strategis yang berdampak.
Merawat Wasathiyah, Menjaga Kemanusiaan
Mari berkolaborasi dan menjadi bagian dari gerakan SAS Center dalam memperkuat kebangsaan dan pemberdayaan umat.