SAS Center SAS Center

Kedudukan Negara dan Agama dalam Tradisi Wasathiyah

Oleh Dr. Muhammad Syafiq Kamis, 09 Juli 2026 2 kali dibaca
Kedudukan Negara dan Agama dalam Tradisi Wasathiyah

Kajian ini membuka wacana penting mengenai bagaimana Islam yang rahmatan lil 'alamin dihadirkan dalam ruang publik Indonesia. Dengan berpijak pada tradisi pesantren dan khazanah ulama Nusantara, gagasan wasathiyah menjadi kompas moral untuk menghadapi arus ekstremisme dan sekularisme.

Pada bagian pertama dibahas landasan teologis moderasi beragama, dilanjutkan dengan pembacaan kontekstual terhadap relasi agama dan negara, serta ditutup dengan rekomendasi praktis bagi gerakan sosial keumatan.

Kunci peradaban yang damai adalah kemampuan untuk menjaga keseimbangan antara kesalehan pribadi dan tanggung jawab sosial.

Semoga kajian ini bermanfaat bagi pembaca dan menjadi sumbangsih nyata SAS Center bagi keilmuan Islam di Indonesia.

Kajian Terkait

Baca Juga

Policy Brief: Penguatan Ekonomi Pesantren
Paper & Jurnal Strategis 08 Jul 2026

Policy Brief: Penguatan Ekonomi Pesantren

Ringkasan singkat dari kajian berjudul "Policy Brief: Penguatan Ekonomi Pesantren" yang membahas persoalan aktual dengan pendekatan wasathiyah.

Oleh Tim Riset SAS Center
1 kali dibaca